100 HARI MENUJU RAMADHAN

Diposkan pada 15 January 2020

Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079)

Seperti debaran rasa sang ibu muda yang menanti kelahiran anak pertama. Seperti rasa rindu pemilik kebun durian menanti masa panen duriannya. Seperti itulah perasaan menanti kedatangannya, kedatangan tamu yang sangat istimewa.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah bagi kaum muslim, di bulan Ramadhan, selain wajib berpuasa juga akan mendapatkan pahala kebaikan berlipat ganda saat memperbanyak amal ibadah. Umat muslim sedunia antusias menyambut bulan Ramadhan, karena mengejar pahala meraih keafdolan suci lahir dan bathin menuju ridho Allah SWT.

Bulan suci, bulan magfirah, bulan penuh rahmat, bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan yang didalamnya terdapat Lailatul Qadr ini sudah dihadapan mata, maka sudah seharusnya kita sebagai umat Islam mempersiapkan diri bersama keluarga untuk menyambut kedatangannya.

Menunggu bukan hanya tanpa aktivitas, alangkah baiknya kita sambil mempersiapkan dan berlatih diri dalam melakukan ibadah secara kontinu untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Sebagaimana yang kita ketahui dalam hadits :

“(Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.” (HR. Muslim no. 782)

Ada beberapa persiapan yang bisa dilakukan diantaranya adalah :

PERSIAPAN RUHIYAH.

Rasulullah saw. memberikan contoh kepada kita untuk senantiasa mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan. Memperbanyak tilawah, membiasakan sholat qiyamulail, shalat fardhu berjamaah di masjid, serta dzikir pagi dan petang merupakan ibadah-ibadah yang bisa dilakukan dalam mempersiapkan ruhiyah kita menyambut bulan Ramadhan.

Perlu kita ketahui bahwasannya mempersiapkan keimanan itu bukan hanya pada saat menyambut bulan Ramadhan saja. Alangkah baiknya dipersiapkan setiap hari, namun pada momentum ini diharapkan untuk lebih meningkatkan persiapannya karena bulan yang penuh dengan ampunan akan segera tiba.

PERSIAPAN JASADIYAH.

Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari biasanya. Sebab, jika fisik kita lemah, bisa saja kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Sebagaimana hadits yang sampaikan oleh Rasulullah saw. :

 “Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah, namun pada masing-masing (dari keduanya) ada kebaikan.” (H.R. Muslim)

Maka, mari kita persiapkan fisik seperti olahraga teratur, tidur teratur, membersihkan rumah, serta makan-makanan yang sehat dan bergizi.

PERSIAPAN MALIYAH.

Persiapan harta ini bukan untuk membeli keperluan buka puasa atau hidangan lebaran sebagaimana tradisi kita selama ini. Mempersiapkan harta adalah untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhan pun merupakan bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan yang lainnya.

PERSIAPAN FIKRIYAH.

Agar ibadah Ramadhan bisa optimal, diperlukan bekal wawasan yang benar tentang Ramadhan. Mu’adz bin Jabal ra berkata: “Hendaklah kalian memperhatikan ilmu, karena mencari ilmu karena Allah adalah ibadah”. Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah mengomentari atsar diatas, ”Orang yang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya”.

Oleh karena itu, ketika orang mau beramal tentulah harus mempunyai ilmu, jika tidak disertai dengan ilmu, amal tersebut akan penuh dengan kerusakan. Cara untuk mempersiapkan ilmu dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majelis ilmu tentang Ramadhan, dan fiqh puasa. Kegiatan ini sangat bermanfaat sehingga kita bisa beribadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Semoga persiapan yang kita laksanakan untuk mengantarkan pada bulan Ramadhan ini menjadi ibadah terbaik dalam kehidupan yang pernah dan akan kita lalui. Aamiin ya robbal alamin..

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Yusuf, Arra Itsna. 2015. 100 Hari Menujur “Cinta”. (kompasiana.com). (diakses 24 Juni 2015)

Sahputra, Arida. 2013. Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan. (dakwatuna.com). (diakses 30 Juni 2013)

Tamaruz, Suhandro. 2019. Bulan Ramadhan, Bulan Penuh Perjuangan Menuju Kemenangan. (kompasiana.com). (diakses 5 Mei 2019)

WhatsApp chat