Amalan Menyambut Bulan Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Diposkan pada 15 April 2020

Amalan Menyambut Bulan Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Tak terasa kita sudah berada di penghuhung bulan Sya’ban, artinya kurang dari sebulan lagi menuju Ramadhan. Biasanya sebulan atau dua bulan sebelum Ramadhan, kita masih sibuk dengan pekerjaan, waktu tilawah menjadi sedikit, dan hati belum fokus menyambut Ramadhan. Namun di tahun 2020 ini berbeda, Allah menguji kita dengan wabah dan menjadikan kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah yang tentu itu merupakan berkah yang mahal.

Tentunya hal ini menjadikan kita lebih fokus dalam menyambut Ramadhan tahun ini. Ibadah dan tilawah fokus bisa kita lakukan, dalam waktu yang sangat senggang dirumah. Momen ini sangat langka dimana kita bisa benar-benar siap menanti perjumpaan dengan Ramadhan, dimana hati kita sedang fokus kepada Allah.

Ujian ini membuat kita banyak waktu untuk bermunajat karena pekerjaan yang biasa kita lakoni tidak begitu banyak menyita waktu. Ujian ini mungkin cara Allah untuk menjadikan kita lebih fokus dengan Ramadhan tahun ini, sekaligus menebalkan iman kita agar Ramadhan tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya sukses menjadikan kita hamba bertakwa yang utuh.

Untuk itu kita dapat mempersiapkan amalan – amalan berikut ini dalam menyambut bulan yang mulia di tengah pandemi corona.

  1. Menata niat yang baik, ikhlas dan menyambutnya dengan penuh kegembiraan

Rasulullah SAW bersabda :

Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka.

“Begitu mulianya bulan Ramadhan sehingga menyambut dengan perasaan senang dan gembira saja Allah SWT akan memberikan jaminan surga kepadanya. Dengan catatan jika semua itu dilaksanakan dengan penuh keimanan dan keihlasan,” tuturnya.

  1. Berpuasa, Baca Al Qur’an, dan Perbanyak Sedekah

Hendaknya sebelum masuk bulan Ramadhan yaitu bulan Rajab dan Sya’ban, sudah mulai melatih diri dengan melaksanakan amalan-amalan sunat, misalnya berpuasa, membaca Al Qur’an, memperbanyak sedekah dan zakat mal (harta). Hal ini sesuai dengan hadits Nabi diriwayatkan dari Anas:

“Bahwa umat Islam ketika masuk bulan Sya’ban, maka senantiasa membaca Al Qur’an dan mengeluatkan zakat hartanya, sebagai, bantuan untuk orang miskin dalam menghadapi puasa.”

  1. Melaksanakan Ziarah

Amalan-amalan menyambut Ramadhan berikutnya yakni ziarah ke makam orang tua, kerabat, dan saudara yang telah mendahului kita. Hal ini untuk mendoakan agar diampuni dosa-dosanya, diterangkan, dan diluaskan alam kuburnya serta diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Ziarah kubur merupakan amalan yang sangat baik, di samping kita akan mendoakan kepada ahli kubur khususnya orang tua kita. Juga ziarah kubur akan mengingatkan kita pada kematian. Bahwa kematian itu adalah sebuah kepastian sehingga kita harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum ajal menjemput kita.

Ziarah kubur waktunya boleh setiap saat, namun pada saat menjelang bulan puasa memiliki makna yang sangat istimewa, di samping nilai silaturahminya. Juga karena bulan Sya’ban memiliki nilai keutamaan dibandingkan bulan lainnya. Tetapi mengingat masih terjadinya wabah virus corona, sebaiknya ziarah kubur ini ditiadakan dan diganti dengan berdoa di rumah masing-masing.

4. Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Amalan menyambut Ramadhan berikutnya yakni Silaturahmi dan saling memaafkan di antara saudara, kerabat, dan teman-teman. Hal ini penting dilakukan agar kita memasuki bulan puasa dengan bersih jiwanya, penuh ketenangan, keihlasan dan kekhusuan semata ingin mengharapkan ridlo dari Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 178 yang artinya:

“Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar diat kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu nikmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.” (QS Al-Baqarah ayat 178).

Amalan silaturahmi dan saling meminta maaf ini pun sebaiknya kita bisa lakukan melalui media sosial dan media daring mengingat masih ada kebijakan untuk physical distancing dan PSBB.

Besar harapan menuju bulan Ramadhan, ujian wabah ini bisa segera selesai sehingga kita bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Tetapi kalau pun memang wabah ini belum selesai, maka kita harus bisa memanfaatkan waktu demi waktu ini dengan sebaik baiknya, menjaga diri. semoga Allah berikan jalan yang terbaik.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Kamil, Insan. 2020. Menyambut Ramadhan Di Tengah Pandemi. (hidayatullah.com). (diakses 10 Apr 2020)

Yunita, Niken Widya. 2020. 4 Amalan Menyambut Bulan Ramadhan Saat Pandemi Corona. (news.detik.com). (diakses 11 Apr 2020)

Imans, Didik. 2020. Menyambut Ramadhan Di Tengah Pandemi Covid-19. (satubanten.com). (diakses 08 Apr 2020)

 

 

 

WhatsApp chat