KENAIKAN HARGA RUMAH SUBSIDI

Diposkan pada 27 December 2019

Apakah Anda sekarang sedang mencari rumah bersubsidi? Jika “ya”, maka anda harus siap-siap dengan kenaikan harga rumah subsidi di tahun depan. Pada umumnya rumah bersubsidi tidak memiliki stok siap huni atau ready stock, jadi Anda harus memesan (inden) terlebih dahulu. Di sisi lain, peminat hunian bersubsidi, baik rumah maupun rusunami, kian meningkat. Mereka ini adalah ‘pesaing’ Anda dalam mencari rumah—seperti kata pepatah: siapa cepat, dia dapat!

Patokan harga rumah subsidi tahun 2012 antara Rp88-145 juta/unit tergantung provinsi serta kota/kabupaten. Kemudian naik menjadi Rp105-165 juta tahun 2014. Di megapolitan Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) patokan harganya mulai dari Rp115 juta/unit. Seiring kenaikan harga tanah, material bahan bangunan, serta ongkos tukang, dipastikan patokan harga rumah subsidi akan kembali naik tahun 2020.

Keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 535/KPTS/M/2019 tentang batasan harga jual rumah sejahtera tapak yang diperoleh melalui kredit/pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi telah resmi terbit. Keputusan menteri PUPR itu memuat ketentuan tentang kenaikan batas maksimal harga rumah bersubsidi pada 2020. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan peraturan yang ia tandatangani pada 18 Juni lalu itu memuat empat butir ketentuan. “Pertama, menetapkan batasan harga jual rumah sejahtera tapak paling tinggi yang diperoleh melalui kredit atau pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi tahun 2019 dan tahun 2020 yang dikelompokkan berdasarkan wilayah,” kata Basuki di Jakarta pada Jumat (21/6/2019).

Data Kementerian PUPR menunjukkan batasan harga jual rumah sejahtera tapak pada tahun 2020 dipatok paling tinggi Rp219 juta dengan rincian:

  1. Pada 2020, batasnya naik menjadi Rp150.5 juta.
  2. Kalimantan (kecuali Kab. Murung Raya dan Mahakam Ulu), batas maksimal harga rumah subsidi senilai Rp153 juta pada 2019. Pada 2020, batasnya naik menjadi Rp164.5 juta.
  3. Di Sulawesi, Bangka Belitung, Kep Mentawai, Kep Riau (kecuali Kep Anambas), batas maksimal harga rumah subsidi senilai Rp146 juta pada 2019. Pada 2020, batasnya menjadi Rp156.5 juta.
  4. Di Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara, Jabodetabek, Kep Anambas, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu, batas maksimal harga rumah subsidi senilai Rp158 juta pada 2019. Pada 2020, batasnya naik menjadi Rp168 juta.
  5. Di Papua dan Papua Barat, batas maksimal harga rumah subsidi senilai Rp212 juta pada 2019. Pada 2020, batasnya menjadi Rp219 juta.

PUPR Rancang KPR Khusus Mengenai alasan pembagian wilayah tersebut, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan tujuannya untuk menjaga agar daya beli masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Ada beberapa faktor yang mendorong agar disesuaikan dengan wilayah, di antaranya harga tanah, kenaikan harga bahan bangunan, dan upah pekerja, sehingga dibagi menjadi beberapa wilayah,” kata Eko.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Jannah, Selfie Miftahul. 2018. Rencana Kenaikan Harga Rumah Subsidi Bisa Ancam Industri Properti. (tirto.id). (diakses 5 Oktober 2018)

Erawan, Anto. 2013. Ini Dia, Daftar Rumah Bersubsidi Di Indonesia. (www.rumah.com). (diakses 12 Februari 2013)

Laucereno, Sylke Febrina. (2019). Harga Rumah Subsidi Naik Tahun Depan, Lihat Harganya!. (finance.detik.com). (21 Juni 2019)

WhatsApp chat